Makna Logo:
Lambang Universitas
Pasundan berbentuk perisai segi lima yang didalamnya tertera:
1. Bunga Padma
2. Air
3. Sayap
4. Obor
5. Kujang
Arti Lambang
Perisai segi lima adalah
lambang Pancasila, azas negara yang menjadi pedoman bagi segala usaha serta
kegiatan Universitas, diarahkan pada kepentingan negara, bangsa dan agama
Air adalah lambang
wanita, keibuan yang tulus dan taqwa kepada Allah SWT, dan berarti pula
kesuburan
Bunga Padma adalah
lambang kearifan yang mekar indah, abadi, suci sepanjang masa, perlambang
kebudayaan;
Sayap adalah lambang
yang akan membawa pemiliknya ke tingkat yang lebih tinggi demi kemajuan dan
kebudayaan;
Obor adalah alat
penerang yang melambangkan dharma seorang sarjana sebagai juru penerang dan
penunjuk jalan yang lurus sesuai dengan ajaran Islam;
Kujang adalah senjata
pusaka Sunda yang melambangkan kekuatan dan keberanian untuk melindungi hak dan
kebenaran yang menjadi tugas ilmu pengetahuan. Kujang tegak lurus ke langit,
menyimbulkan ajaran tauhid Islami sebagai sumber dan muara pengabdian;
Arti Warna dan Lambang
Kuning adalah warna
jiwa, lambang cahaya, dan kebahagiaan yang menggambarkan kejayaan dan keluhuran
budi;
Merah adalah lambang
semangat dan keberanian;
Putih adalah lambang
kesucian dan kejujuran;
Biru adalah lambang
bahtera, kedamaian, ketenangan, kepercayaan kepada diri sendiri dan
keseimbangan;
Coklat adalah lambang
tanah Pasundan sebagai pijakan berbudaya.
Rektor UNPAS saat ini
adalah bapak :
Prof.Dr.H.M. Didi
Turmudzi, M.Si
Situs Resmi UNPAS.
http://unpas.ac.id
Visi, Misi dan Tujuan
Visi 2011
Menjadi komunitas
akademik peringkat internasional yang mengusung nilai Sunda dan Islam di tahun
2021
Misi
1. Menyelenggarakan
pendidikan tinggi bertaraf internasional
2. Mewujudkan penelitian
bertaraf internasional
3. Menyelenggarakan
pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan martabat manusia
4. Menjaga, memelihara
dan mengembangkan budaya Sunda
5. Menjaga, memelihara
dan mengembangkan Syi'ar Islam
Tujuan
1. Mencerdaskan
kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya, yaitu manusia
yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT., dan berbudi pekerti luhur
2. Menyiapkan peserta
didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademik dan/atau
profesional yang dapat menerapkan, mengembangkan dan/atau menciptakan ilmu
pengetahuan, teknologi dan/atau kesenian
3. Mengembangkan dan
menyebarluaskan ilmu pengetahuan teknologi dan/atau kesenian serta mengupayakan
penggunaannya untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dan memperkaya
kebudayaan nasional
4. Sebagai identitas
Universitas Pasundan, memuliakan dan mengembangkan Syiar agama Islam, serta
melestarikan dan mengembangkan budaya Sunda untuk kepentingan persatuan dan
kesatuan bangsa.
Sejarah Singkat
Kemajuan di bidang
pengelolaan akademik ditandai dengan diperolehnya status akreditasi dengan
menempati 16 besar PTN/PTS di seluruh Indonesia dan di Jawa Barat menempati posisi
2 besar PTS. Sedangkan jumlah mahasiswa dan Guru Besar, Unpas merupakan
terbanyak se Kopertis Jabar dan Banten. Sesuai dengan tuntutan, maka sejak
tahun akademik 1999/2000 dibuka Program Pascasarjana Magister Ilmu Administrasi
dengan konsentrasi Kebijakan Publik dan Kebijakan Bisnis, pada tahun akademik
2000/2001 di buka pula Program Magister Manajemen (MM) dengan konsentrasi
Manajemen Pemasaran dan Manajemen Sumber Daya Manusia, pada tahun akademik
2001/2002 dibuka program Magister Teknik dan Manajemen Industri dengan
konsentrasi Sistem Logistik dan Manajemen Industri, dan pada tahun akademik
2003/2004 dibuka program Magister Hukum dan Program Magister Teknologi Pangan,
sedangkan program pascasarjana yang masih dalam proses pengkajian Dirjen Dikti
adalah Program S-3 Ilmu Sosial, Ilmu Ekonomi dan Teknik.
Untuk melaksanakan
Tridharma Perguruan Tinggi secara utuh dan terpadu , maka pada tahun 1978
dibentuk Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LAPPMA). Kemudian
untuk menyesuaikan dengan ketentuan perundangan yang baru, maka pada tahun 1987
kedua lembaga itu dipisah menjadi Lembaga Penelitian (Lemlit), Lembaga
Pengabdian pada Masyarakat( LPM). Selanjutnya pada tahun yang bersamaan
dibentuk pula Lembaga Kebudayaan (Lembud), yang mempunyai tugas pokok
melestarikan dan mengembangkan budaya Sunda; Lembaga Pengkajian dan
Pengembangan Syiar Islam (LPPSI), mempunyai tugas mengembangkan syiar Islam.
Pada tahun 2000 LPPSI dan Lembud digabung menjadi Lembaga Budaya Sunda dan
Pengkajian Islam (LBSPI). Untuk meningkatkan pelayanan dan fokus pada
bidangnya, maka pada tahun 2003 LBSPI dipecah kembali menjadi Lembaga
Pengkajian dan Pengembangan Syiar Islam (LPPSI) dan Lembaga Budaya Sunda
(LBS).
Untuk mendukung
penyelenggaraan program akademik, telah dijalin hubungan kerjasama dengan
beberapa instansi pemerintah dan swasta, serta perguruan tinggi di dalam maupun
di luar negeri, diantaranya: Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi,
Departemen Perindustrian dan Perdagangan, Departemen Dalam Negeri, Lemhanas, BUMN,
Kadin Jabar, Pemda Provinsi Jawa Barat dan beberapa Pemerintah Kota/Kabupaten
di Propinsi Jawa Barat dan Banten. Sedangkan perguruan tinggi luar negeri,
adalah: University of Bonn, University of Forzeim, Karlsruhe University
(Jerman), Curtin University (Australia) dan Universiti Kebangsaan Malaysia
(UKM) serta PTN di Kota Bandung (ITB, UNPAD, UPI), untuk bidang seni dijalin
kerjasama dengan ISI Yogyakartadan IKJ Jakarta. Disamping itu hubungan telah
dijalin dengan baik dengan beberapa perguruan tinggi di Perancis, Belgia,
Thailand, Malaysia, Jerman dan Jepang, dimana beberapa dosen Unpas
menyelesaikan studi S-2 dan S-3.
Lokasi
Universitas Pasundan H.I
:
Jalan Lengkong Besar No.
68
Sumber :
http://unpas.ac.id




0 komentar:
Posting Komentar